Archive

Archive for the ‘Story’ Category

Mandikan Aku Bunda

January 7th, 2010 Wawan No comments

Sudahkan Kita Memenuhi Tanggung Jawab Kita sebagai Seorang Ibu yang Baik bagi Anak-Anak Tercinta Kita Dirumah?
oleh: Ayah Edy, penulis buku ‘Mengapa Anak Saya Suka Melawan dan Susah Diatur, 37 Kebiasaan Orang Tua yang Menghasilkan Perilaku Buruk pada Anak’

Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ”Why not to be the best?,” begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.
Read more…

Categories: Story Tags:

Tuhan Itu Tidak Ada

May 6th, 2009 Wawan 1 comment

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.

Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.
“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana , di jalanan… untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada.
Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada,
Adakah yang sakit??,
Adakah anak terlantar??
Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan.
Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker- istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”

Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.
“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana “, si konsumen menambahkan.

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.

“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.
“Itulah point utama-nya!.
Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !
Tapi apa yang terjadi… orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA.
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

Si tukang cukur terbengong !!!

Categories: Story Tags:

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dan Orang Miskin

January 22nd, 2009 Wawan 1 comment

Seringkali kita mendengar gerutuan orang-2 yang mengatakan bahwa dunia ini tidak adil, karena yang kaya semakin kaya, dan yang miskin tetap miskin. Orang yang miskin seringkali berkata, seandainya mereka diberi kesempatan, mereka juga bisa kaya.

Atau kalau mereka punya modal yang banyak atau pandai, mereka bisa mempunyai perusahaan juga. Benarkah modal bisa membuat orang kaya ? Banyak orang yang menang undian berhadiah, tapi dalam sekejab pula hartanya tersebut habis karena tidak dikelola dengan baik. Kaya dan miskin dalam konteks disini bukan dalam arti fisik, namun dari cara anda memandang uang.

Apabila anda mempunyai rumah bak istana dengan lima mobil, namun anda selalu merasa kekurangan uang, berarti anda adalah orang miskin. Sebaliknya, seorang tukang becak yang sudah cukup puas dengan makan tiga kali sehari, bisa dianggap orang kaya. Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa yang membedakan seseorang kaya dan miskin bukan uang, kepandaian atau modal, tetapi CARA BERPIKIR.

Read more…

Categories: Story Tags:

Perempuan Yang Dicintai Suamiku

January 21st, 2009 Wawan 3 comments

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Read more…

Categories: Story Tags:

JENDELA

December 22nd, 2008 Wawan 2 comments

Pasangan keluarga muda baru saja pindah ke rumah barunya. Pagi berikutnya, saat mereka sarapan, wanita muda pasangan itu melihat tetangganya sedang menjemur cuciannya di rumah sebelah. “Cuciannya masih belum bersih,” katanya. “Ibu itu tidak kelihatannya tidak bisa mencuci dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih baik.” Mendengar komentar itu suaminya hanya diam saja. Setiap pagi pada saat tetangganya menjemur cuciannya, wanita muda itu selalu memberikan komentar yang sama. Satu bulan kemudian, wanita muda itu terkejut karena melihat semua cucian tetangganya dalam keadaan bersih tergantung di tali jemuran, kemudian berkata pada suaminya, “Lihat! Ibu itu akhirnya belajar bagaimana mencuci dengan baik. Siapa ya yang telah mengajarinya?” Suaminya berkata, “Hari ini saya bangun pagi-pagi dan membersihkan semua kaca jendela rumah kita.”

******************
Demikian juga kehidupan ini: Saat kita mengamati orang lain itu tergantung dari kebersihan “kaca jendela” tempat kita melihat. Sebelum kita melontarkan kritik, adalah lebih baik kalau kita merenung dahulu dan bertanya pada diri sendiri apakah kita siap melihat hal yang baik lebih dari sekedar mencari sesuatu di dalam diri orang lain untuk kita hakimi.
Wishing you a nice day…

nice

Categories: Story Tags: